agung

Bisa Mencegah Datangnya Uban

Posted on: 11 Mei 2010


Jakarta, Datangnya uban alias si rambut putih katanya itu pertanda umur makin bertambah. Tapi kini banyak yang belum tua pun sudah ubanan. Bisakah munculnya ubah dicegah? Rambut yang berubah menjadi uban adalah proses alami seiring dengan bertambahnya umur seseorang. Setiap rambut di kepala terdiri dari dua bagian yaitu, bagian batang yang warnanya bisa dilihat dari kepala seseorang dan bagian akar yang tertanam atau menempel pada kepala seseorang.

Akar setiap helai rambut dikelilingi oleh sebuah tabung dari jaringan di bawah kulit yang disebut dengan kantung rambut (follicle). Setiap kantung rambut berisi beberapa pigmen sel. Pigmen sel ini terus memproduksi zat kimia yang disebut dengan melanin, yang memberikan pertumbuhan batang rambut berwarna coklat, hitam, blonde, merah dan lainnya. Pigmen eumelanin (untuk rambut hitam dan coklat tua) serta pheomelanin (untuk rambut kuning dan merah).

Melanin ini juga zat yang memberikan warna pada kulit. Hal ini membantu menentukan apakah seseorang terkena sunburn atau tidak. Gelap atau tidaknya warna rambut seseorang tergantung dari kandungan melanin masing-masing orang.

Semakin orang menjadi tua, maka sel-sel pigmen dikantung rambut secara bertahap juga akan mati. Bila sedikit kandungan pigmen sel dalam kantung rambut, maka setiap helai rambut tidak lagi berisi banyak melanin dan akan mengubah warna rambut menjadi abu-abu atau putih selama pertumbuhannya. Semakin lama pigmen selnya semakin sedikit, yang pada akhirnya rambut akan seutuhnya berwarna abu-abu atau putih.

Orang bisa mendapatkan rambut uban di umur berapa saja. Beberapa orang beruban di usia muda pada saat kuliah ataupun sekolah, namun ada juga yang mulai beruban saat usia 30-40 tahun. Cepat atau lambatnya seseorang memiliki rambut beruban dipengaruhi oleh faktor gen orang tersebut. Ini berarti seseorang akan memiliki rambut beruban di sekitar usia orang tua pertama kali beruban. Seperti orang kulit putih lebih cepat beruban dibandingkan orang asia.

Namun, ada beberapa tanggapan bahwa stres dapat memicu timbulnya rambut uban lebih cepat. Sampai saat ini belum ada bukti kuat yang menunjukkan hal tersebut. Tapi, peneliti Amerika memperkirakan hormon stres yang timbul dapat mengakibatkan peradangan yang mendukung produksi radikal bebas yang tidak stabil.

“Akibatnya yang sangat mungkin mempengaruhi produksi melanin sehingga memicu timbulnya rambut uban lebih cepat,” ujar Ralf Paus professor dermatology di University Hospital Schleswig-Holstein in Lubeck, Jerman, seperti dilansir Scientificamerican, Rabu (22/7/2009).

Nampaknya memang uban susah dicegah jadi hadapi saja sebagai pengingat kita bertambah dewasa. Pilihan untuk menutupi atau membiarkannya ada pada masing-masing orang tersebut. Mau dicat, atau pakai penutup kepala bisa jadi solusi sementara.

http://narutosakti.blogspot.com/2009/07/bisakah-mencegah-datangnya-uban.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: