agung

Sinar Matahari Meningkatkan Resiko Kebutaan

Posted on: 13 Mei 2010



Ada berbagai macam penyakit mata yang dialami manusia. Tapi ada satu jenis penyakit mata yang dapat memburuk jika terkena sinar matahari kuat yaitu Age-related macular degeneration (AMD).

Penyakit AMD ini mempengaruhi makula yaitu bagian mata yang memungkinkan seseorang untuk melihat secara detail. Secara bertahap kondisi ini akan menghancurkan fungsi utama dari penglihatan misalnya untuk membaca, menonton televisi atau mengemudi.

Hingga kini penyebab pasti dari AMD belum diketahui, tetapi diperkirakan ada sejumlah faktor risiko yang mempengaruhi seperti faktor keturunan, merokok atau terlalu sering terkena paparan sinar matahari.

Tapi hal yang paling umum adalah akibat pertambahan usia dan perempuan cenderung lebih rentan terkena penyakit ini dibandingkan dengan laki-laki.

Kondisi ini yang dialami oleh Jasmine Harman (34 tahun) seorang presenter A Place In The Sun dan membuatnya harus sangat waspada terhadap sinar matahari.

“Ketika saya masih remaja, saya tidak pernah suka menggunakan kacamata hitam saat harus ke tempat yang menyilaukan. Tapi sekarang saya tidak bisa keluar di bawah sinar matahari tanpa kacamata hitam dan topi untuk melindungi mata saya,” ujar Jasmine, seperti dikutip dari Dailymail, Kamis (6/5/2010).

Jasmine mengakui bahwa dulu ia banyak menghabiskan waktu di bawah sinar matahari yang cerah tanpa perlindungan kacamata, sehingga hal ini bisa meningkatkan risiko AMD. Selain itu diketahui juga bahwa neneknya menderita AMD di pertengahan tahun 60-an.

Pada awalnya seseorang akan melihat objek dengan ukuran atau bentuk yang tidak biasa dan akan muncul garis bergelombang atau samar-samar.

Selain itu penderita biasanya akan merasa sangat sensitif dengan cahaya atau saat melihat lampu. Kondisi AMD akan mempengaruhi retina mata sehingga orang yang mengalami hal ini suatu saat akan melihat sesuatu menjadi gelap.

Terdapat dua jenis AMD yaitu AMD kering dan juga AMD basah. Untuk AMD kering atau atrophic AMD menyebabkan terhadinya atropi ke lapisan bawah pigmen makula, sehingga meninggalkan endapan kuning yang dapat mempengaruhi penglihatan.

Sedangkan untuk AMD basah adalah suatu kondisi vaskular akibat adanya pertumbuhan pembuluh darah yang tidak normal sehingga menyebabkan kebocoran protein dan darah di bawah makula.

Penyakit ini umumnya tidak menimbulkan rasa sakit sehingga sering kali terabaikan. Karena itu usahakan untuk selalu melindungi mata jika berada di bawah sinar matahari seperti menggunakan kacamata hitam atau topi.

http://narutosakti.blogspot.com/2010/05/sinar-matahari-meningkatkan-risiko.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: